Penutupan Rangkaian Diklat CPNS Golongan III Non Akuntansi Tahun 2018

05 December 2018 – 11:08

“Menjaga kredibilitas menjadi bagian penting bagi BPK. Ini adalah tugas kita semua sebagai pelaksana BPK di lapangan”. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal BPK, Bahtiar Arif pada acara Penutupan Rangkaian Diklat CPNS Golongan III Akuntansi, Senin, 19 November 2018. Pada kesempatan ini Sekretaris Jenderal BPK berharap agar semua pihak dapat bekerja sama untuk menegakkan nilai-nilai, kode etik BPK serta meningkatkan kepercayaan publik atas kredibilitas BPK ini. Mayoritas peserta diklat CPNS memperoleh predikat “memuaskan” selama menjalani proses pembelajaran yang dimulai pada 7 Maret – 19 Oktober 2018. Sekretaris Jenderal BPK mendorong para CPNS untuk dapat selalu kreatif dan inovatif di dalam menjalankan penugasan di unit kerjanya masing-masing.

Peningkatan kompetensi pegawai setelah rangkaian diklat berakhir akan dilakukan melalui sistem coaching dan mentoring yang sedang dirintis oleh BPK. Sementara itu, para CPNS dapat mengoptimalkan pengembangan potensi diri melalui praktek langsung di lapangan, sharing knowledge dengan rekan sejawat, rekan senior, maupun atasan. Proses adaptasi dan komunikasi juga merupakan poin penting untuk menunjang kelancaran penugasan pemeriksaan. Sekretaris Jenderal BPK menyatakan bahwa Badiklat PKN BPK telah memberikan bekal bagi para CPNS dari sisi pembinaan mentalitas sebagai pondasi dan pengingat diri.

Acara penutupan rangkaian diklat CPNS ini dilakukan secara serentak di Badiklat PKN Jakarta, Balai Diklat PKN Medan, Balai Diklat PKN Yogyakarta dan Balai Diklat PKN Gowa dengan total seluruh peserta sebanyak 180 orang. Tahapan diklat yang dilalui selama kurang lebih 10 bulan ini adalah Pelatihan Dasar CPNS, Diklat ke-BPK-an, Diklat Jabatan Fungsional Pemeriksa (JFP), Diklat Anggota Tim Yunior (ATY), serta Diklat Teknis Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah, Diklat Teknis Aplikasi TI Bidang Pemeriksaan dengan total jam pelajaran sebanyak 550 JP. Plh. Kepala Badiklat PKN BPK, Dwi Setiawan Susanto, mengungkapkan bahwa BPK mengutamakan penanaman sikap  dan etika disiplin pegawai BPK, penegakan nilai-nilai integritas, independensi dan profesionalisme. Badiklat PKN BPK berupaya untuk menggali dan mengoptimalkan potensi dari seluruh peserta dengan melakukan uji kapabilitas dan observasi guna mendapatkan profil serta identifikasi potensi para CPNS. Data ini akan terus dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing pegawai. Penutupan acara rangkaian diklat CPNS Golongan III non akuntansi diakhiri dengan pelepasan tanda peserta diklat serta pembagian sertifikat kelulusan diklat.

Penulis: EN

Foto: DM