Kunjungan Peserta Diklat TOC LKPP

16 November 2018 – 13:15

“Budaya kerja dibentuk untuk membuat orang semangat dalam bekerja, memiliki rasa empati, serta berkomunikasi dengan baik antar sesama pegawai sehingga menghasilkan budaya sukses”. Itulah sepenggal kalimat yang diutarakan oleh Plh. Kepala Badiklat PKN BPK Dwi Setiawan Susanto dalam sambutannya sekaligus pemaparan materi kepada para peserta diklat Training Officer Course (TOC) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (LKPP), Rabu 7 November 2018 di Aula Badiklat PKN BPK.

Pusdiklat Pengadaan Barang Jasa LKPP baru terbentuk akhir 2017, oleh sebab itu Pusdiklat LKPP masih harus belajar untuk memperkaya wawasan serta informasi. Fokus pembelajaran adalah metode perencanaan hingga penyelenggaraan diklat. Salah satu kewajiban penyelenggaraan diklat adalah mengikuti diklat TOC yang dilaksanakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk memperoleh akreditasi pelaksanaan maupun penyelenggaraan diklat. Metode pembelajaran yang diterapkan dalam diklat TOC ini adalah blended learning, yaitu metode pembelajaran secara online atau e-learning, studi lapangan dan ujian kompetensi. Kunjungan ke Badiklat PKN BPK ini merupakan bagian dari studi lapangan mata diklat TOC. Jumlah peserta yang hadir dalam kunjungan ini sebanyak 25 orang didampingi oleh dosen pembimbing  yang berasal dari LAN.

Pemilihan Badiklat PKN BPK sebagai lokasi studi lapangan, karena dianggap sudah sangat memadai dalam hal penyelenggaraan diklat, kegiatan administrasi, hingga penyelenggaraan kesehatan keselamatan kerja. Aspek-aspek yang ingin digali secara mendalam dalam kunjungan ke Badiklat PKN BPK adalah koordinasi antara penyelenggara diklat dengan widyaiswara yang jumlahnya sangat terbatas. Koordinasi yang dipelajari adalah pengaturan jadwal agar tidak terjadi kesalahan. Badiklat PKN BPK  membuat aplikasi untuk mempermudah koordinasi antara manajemen dan widyaiswara serta penyelenggara diklat.

Peningkatan kualitas sarana dan prasarana juga mendapat perhatian khusus Badiklat PKN BPK. Atmosfer pembelajaran di area kelas dihadirkan dengan nuansa spirit learning di setiap ruangan, baik indoor maupun outdoor. Sarana prasarana yang tersedia di Badiklat PKN BPK antara lain adalah ruang kelas, wisma, fasilitas olahraga, hingga sarana ibadah.

Pembenahan sistem administrasi dilakukan secara automasi. Mutasi staf yang diterapkan Biro SDM tidak akan menghambat proses pelayanan kediklatan karena seluruh data tersimpan dalam database online. Kunjungan TOC LKPP ini diharapkan dapat memperluas sinergi antara BPK dan LKPP khususnya dalam hal penyelenggaraan diklat pengadaan maupun pemeriksaan keuangan di Indonesia.  (IAP)

 

Foto: DM