Film Sang Penjaga Tayang di Gedung MPR

22/08/2017 – 16:15

DSC_4318Pusdiklat BPK RI  ikut berkesempatan memberikan edukasi kepada publik tentang tugas  auditor BPK RI   melalui  penayangan  film  Sang Penjaga  di   Ruang  Theater Perpustakaan  MPR   RI   Gedung Nusantara IV pada Selasa, 15 Agustus 2017 yang lalu. Penayangan film tersebut digelar dalam rangka partisipasi Pusdiklat BPK RI pada pameran “Sumber Daya Informasi Legislatif Sidang Bersama MPR RI – DPR RI – DPD RI 2017” yang  diselenggarakan oleh Perpustakaan Sekretariat Jenderal MPR RI.

DSC_4281Penayangan film Sang Penjaga dilanjutkan dengan diskusi bersama antara BPK RI yang diwakili oleh Hendar Ristriawan (Sekretaris Jenderal BPK) dengan Ecky Awal Mucharam (Anggota Komisi XI DPR RI), Mukhamad  Misbakhun  (Anggota  Komisi  XI  DPR  RI),  Ajiep  Padindang  (Anggota Komite IV DPD RI),  Syamsul Bahri (Pimpinan Lembaga Pengkajian MPR RI), dan Eric Sasono (pengamat film).  Mengawali diskusi ini, Sekretaris Jenderal BPK RI memberikan pemaparan gambaran singkat mengenai cikal bakal pembuatan film Sang Penjaga yang digagas oleh Pusdiklat BPK RI. Pembuatan film ini adalah sebagai sarana pendidikan bagi para auditor maupun masyarakat.

DSC_4297Diskusi film Sang Penjaga mendapat banyak apresiasi serta masukan dari para anggota dewan maupun para tamu undangan yang ikut menyaksikan. Eric memberikan apresiasi tinggi kepada Pusdiklat BPK RI atas upayanya dalam memberikan edukasi terkait tugas-tugas auditor BPK RI. Salah satu pendiri www.rumahfilm.org ini menilai komunikasi publik yang dilakukan dengan media film merupakan upaya kekinian yang ditempuh Pusdiklat BPK sebagai salah satu metode edukasi. “Tokoh antagonis yang digambarkan mengupayakan segala usaha agar auditor BPK RI sulit melakukan audit. Namun sayangnya, di ujung film penonton tidak tahu bagaimana jalan akhir ceritanya. Hal tersebut  akan membuat film ini semakin kuat. Semoga film ini akan memberikan sumbangan yang berarti untuk kemajuan BPK RI,” ungkap Eric dalam rangka memberikan masukan positif untuk film tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Mukhamad Misbakhun, ”Saya memberikan apreasiasi yang tinggi, Pusdiklat BPK RI dapat menghasilkan film seperti ini.” Sementara itu, Syamsul Bahri berpendapat bahwa pesan inti dari film Sang Penjaga adalah tentang integritas auditor BPK RI. Pembuatan film Sang Penjaga diharapkan akan menjadi sarana yang lebih popular bagi BPK RI untuk berkomunikasi dan memberikan pemahaman  tentang pemeriksaan keuangan negara bagi generasi masa kini. (AF, IAP)

Foto: FX